Follow Us @soratemplates

Jumat, 01 Juni 2018

Cara Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

Juni 01, 2018 0 Comments

Cara Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

Dalam membuat database MySQL biasanya saya gunakan dua metode yaitu dengan manual dan metode satunya saya menggunakan koding atau script. Dua metode diatas saya akan jelaskan dibawah ini.
Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

1. Membuat Database dan Tabel MySQL dengan Manual

Berikut ini adalah cara membuat database dan tabel MySQL dengan cara manual.
Silahkan jalankan xampp control panel (untuk menjalankan apache dan mysql)
Buka browser anda
Ketikan alamat : http://localhost/phpmyadmin/

MEMBUAT DATABASE MYSQL

Klik New - Kemudian masukan nama database - Klik Create
Contoh nama database adalah dbjnm


Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

MEMBUAT TABEL
Untuk membuat tabel anda harus mengeklik databasenya terlebih dahulu
Silahkan klik dbjnm pada list database sebelah kanan
Kemudian pada sebelah kiri terdapat "create table" silahkan masukan nama tabel, dan isi number of columns sesuai jumlah kolom tabel yang akan kita buat.

Sebagai contoh, saya akan membuat Tabel dengan nama : tbl_baranng
Kemudian kolomnya ada 5 yaitu : kodebarang, namabarang, hargabarang, jumlahbarang, satuan barang
Sehingga cara membuatnya seperti gambar dibawah ini :


Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

masukan nama tabel dan jumlah kolom ada 5.
Klik Go

Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL
Kemudian isi data seperti gambar diatas (jika gambar kurang jelas maka anda bisa mengklik nya)
Masukan kodebarang, namabarang dan satuan barang dengan Type VARCHAR
Masukan Hargabarang dan Jumlahbarang dengan type INT
Jangan lupa kodebarang adalah PRIMARY
Jika sudah semua silahkan klik SAVE

Jika sudah Klik SAVE, maka tbl_barang sudah muncul di dalam list database dbjnm


Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL

Kemudian untuk memasukan data manual, anda bisa klik tbl_barang terlebih dahulu
Kemudian anda klik insert
Masukan data secara manual seperti gambar dibawah :

Panduan Membuat Database dan Tabel Menggunakan MySQL
Masukan data kemudian Klik Go.
Dengan demikian anda telah sukses Membuat Database DBJNM, Kemudian membuat Tabel dengan Nama TBL_BARANG dan Anda telah bisa mengisi data secara manual.


2. Membuat Database dan Tabel MySQL dengan Koding

Membuat database dan tabel seperti langkah satu adalah membuat koding menggunakan GUI atau secara manual. Anda juga bisa membuat database dan tabel menggunakan koding.
Caranya adalah sebagai berikut :
Seperti biasa, silahkan masuk ke phpmyadmin
Kemudian klik pada menu atas yaitu SQL
Kemudian pada kolom isian, masukan beberapa koding dibawah ini dan jika sudah klik GO.


Koding Untuk Membuat Database 

CREATE DATABASE IF NOT EXISTS dbjnm;
Koding Untuk Membuat Tabe

CREATE TABLE `tbl_barang` (
  `kodebarang` varchar(6) NOT NULL,
  `namabarang` varchar(50) NOT NULL,
  `hargabarang` int(11) NOT NULL,
  `jumlahbarang` int(11) NOT NULL,
  `satuanbarang` varchar(30) NOT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
ALTER TABLE `tbl_barang`
ADD PRIMARY KEY (`kodebarang`);

Koding Untuk Mengisi Data pada tbl_barang 

INSERT INTO `tbl_barang` (`kodebarang`, `namabarang`, `hargabarang`, `jumlahbarang`, `satuanbarang`) VALUES('BRG001', 'kOPI ABC', 2500, 50, 'SACHET');

Pengertian Basis Data Dan Sistem Basis Data

Juni 01, 2018 0 Comments
Pengertian basis data dan sistem basis data 
Basis data adalah, basis data terdiri dari 2 (dua) kata, yaitu kata Basis dan Data. Basis bisa di artikan sebagai markas ataupun gudang, tempat berkumpul. Sedangkan data yaitu kumpulan fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek, seperti manusia, barang, dan lain-lain yang direkam ke dalam bentuk angka, bentuk huruf, simbol, teks, bunyi, gambar atau juga  kombinasinya.
A. Penjelasan Basis Data
Jadi arti dari basis data adalah kumpulan terorganisasi dari data – data yang saling berhubungan sedemikian rupa sehingga dapat mudah disimpan, dimanipulasi, serta dipanggil oleh penggunanya. Definisi Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan data yang terdiri dari satu atau lebih tabel yang terintegrasi satu sama lain, dimana setiap user diberi wewenang untuk dapat mengakses ( seperti mengubah,menghapus dll.) data dalam tabel-tabel tersebut.
B. Tujuan Basis data sendiri adalah sebagai berikut
  • Kecepatan serta kemudahan dalam menyimpan, memanipulasi atau juga menampilkan kembali data tersebut.
  • Efisiensinya ruang penyimpanan, karena dengan basis data, redudansi data akan bisa dihindari.
  • Keakuratan (Accuracy) data.
  • Ketersediaan (Availability) data.
  • Kelengkapan (Completeness) data, Bisa melakukan perubahan struktur dalam basis data, baik dalam penambahan objek baru (tabel) atau dengan penambahan field-field baru pada table.
  • Keamanan (Security) data, dapat menentukan pemakai yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek yang ada didalamnya serta menentukan jenis -jenis operasi apa saja yang boleh dilakukannya.
  • Kebersamaan Pemakai (Sharability), Pemakai basis data bisa lebih dari satu orang, tetapi tetap menjaga atau menghindari masalah baru seperti: inkonsistensi data (karana data yang sama diubah oleh banyak pemakai pada saat yang bersamaan) dan juga kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data tersebut.
Sedangkan pengertian sistem basis data adalah sistem yang terdiri dari koleksi data atau kumpulan data yang saling berhubungan dan program-program untuk mengakses data tersebut. Komponen Utama Sistem Basis Data :
  • Perangkat Keras (Hardware)
  • Sistem Operasi (Operating Sistem)
  • Basis data (Database)
  • Sistem Pengelola Basis Data (Database Management Sistem atau disingkat DBMS)
  • Yaitu pengelola basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, akan tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang khusus. Perangkat Lunak inilah yang disebut DBMS (Database Management Sistem) yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah serta diambil kembali. Perangkat Lunak ini juga yang menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama-sama, konsistensi data dan sebagainya.
  • Pemakai (User).
  • Aplikasi atau Perangkat Lunak yang lainnya.
  • Tujuan Utama Sistem Basis Data sendiri adalah :
  • Menunjukkan suatu lingkungan yang tepat dan efisien didalam melakukan pengambilan (retrieving) dan penyimpanan (storing) informasi basis data, serta menyediakan antarmuka yang lebih ramah kepada user dalam melihat data.
Kegunaan atau Fungsi Sistem Basis Data, mengatasi masalah-masalah pemrosesan data yang sering ditemui dengan menggunakan metode konvensional, permasalah yang diatasi diantaranya:
  • Redudansi data dan juga inkonsistensi data.
  • Kesuliatan dalam pengaksesan data.
  • Data Isolation.
  • Konkurensi pengaksesan.
  • Masalah keamanan.
  • Masalah Integritas.
Pemakai sistem basis data diantaranya:
  • Programmer Aplikasi yaitu orang atau pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML),
  • User Mahir (Casual User) yaitu pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query untuk mengakses data dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
  • User Umum (End User/ Naïve User) yaitu Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah disediakan sebelumnya.
  • User Khusus (Specialized User) yaitu Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus.
Itulah pengertian basis data dan sistem basis data, semoga bermanfaat 😊

Perbedaan Sistem Operasi, Program Aplikasi, dan Bahasa Pemograman

Juni 01, 2018 0 Comments

Perbedaan Sistem Operasi, Program Aplikasi, dan 

Bahasa Pemograman 💻


Macam-Macam Perangkat Lunak
Secara umum, software digunakan untuk mempermudah pengorganisasian kinerja Hardware . Dengan adanya software akan mengurangi interaksi manusia pada Hardware yang bermacam-macam.
Kita dapat mengelompokkan software berdasarkan fungsi atau dukungannya terhadap hardware. Dukungan pada hardware dapat digambarkan dalam diagram dibawah ini:
Dari gambar terlihat dibawah hardware langsung terdapat software sistem operasi. Software sistem Operasi ini yang melakukan hubungan dengan hardware secara langsung. Hardware yang beroperasi tanpa sistem operasi akan mempunya operasi yang terbatas dan tidak dapat di gunakan untuk menjalasnkan software aplikasi.

Berdasarkan fungsinya, software dibagi menjadi tujuh, yaitu
  1. Sistem Operasi
  2. Program Aplikasi
  3. Bahasa Pemrograman
  4. Program Bantu
  5. Program Paket
  6. Program Permainan
  7. Program Multimedia
1. SISTEM OPERASI
Sistem operasimerupakan program utama yang langsung berinteraksi dengan bahasa yang di kenal oleh mesin komputer ( bahasa mesin). Penggunaan processor, memory, hardisk dan komponen lainnya diatur oleh sistem operasi .
Contoh Sistem Operasi :

  • Produk Microsoft : Windows 3.1, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, WIndows Me, WIndows XP, Windows Vista, WIndows NT (untuk jaringan).
  • Produk Novel : Linux, Redhat, OpenSuse, Ubuntu, Mandrake, Mandriva,dll
  • Produk Apple : Macintosh
  • Produk IBM : DOS, UNIX

2. Program Aplikasi

Program aplikasi merupakan program yang di buat untuk tujuan tertentu, misalnya untuk penjualan di supermarket, untuk mengelola data rumah sakit, untuk mencetak kuitansi, mengedit foto, dan sebagainya.
3. Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman merupakan bahasa yang dipakai untuk membuat program komputer. dengan bahasa pemrograman , kita dapat menyusun perintah-perintah yang harus dijalankan oleh komputer sehingga menghasilkan informasi atau melakukan pekerjaan sesuai dengan keinginan.
Tingkatan Bahasa Pemrograman ada 4 yaitu :

  • Low Languange Program ( Bahasa Pemgrograman Tingkat Rendah), contohnya Assembly machine
  • Middle Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah), contohnya Bahasa C++
  • High Language Program ( Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi ), Contohnya Pascal, Borland , Fotran
  • 4GL ( Bahasa Pemrograman Tingkat ke 4 ), contohnya Visual Basic, Visual FoxPro
4. Program Bantu ( Utility )
Program Bantu merupakan program yang bertujuan untuk mengatur konfigurasi komputer, menjaga komputer dari serangan virus dan hacker, menyelamatkan data dan sebagainya. Program jenis ini tidak banyak melibatkan pengguna dalam penggunaannya, tetapi bekerja sendiri sesuai dengan perintah dan fungsinya.
Contoh program bantu yang kita kenal yaitu Anti Virus, Backup , Disk Defragmenter, dsbnya.

5. Program Paket
Program paket merupakan gabungan dari beberapa aplikasi yang di paket menjadi kesatuan untuk menangani suatu bidan pekerjaan yang saling berkaitan. Contoh paket yang paling terkenal adalah Microsoft Office dimana didalamnya terdapat program untuk mengolah kata (Microsoft Word), untuk mengolah angka ( Microsoft Excel), Untuk Program Presentasi ( Microsoft Power Point) dll.

Dilihat dari bidang pekerjaan yang ditangani, program paket dapat dibedakan menjadi:
1. Aplikasi perkantoran, misalnya : Microsoft Office dan StarOffice
2. Aplikasi database, misalnya : oracle dan SQL Server
3. Aplikasi grafik, misalnya Adobe Photoshop dan Corel Draw

6. Program Permainan
Program permainan merupakan program-program yang dibuat untuk menampilkan permainan interaktif pada layar komputer.
Contoh program permainan yang sudah dikenal yaitu :
a. Solitaire, tersedia pada Accessories WIndows
b. Counter Strike, umumnya dimainkan di game center
c. Kurusetra, terkenal sebagai game asli buatan indonesia


7. Program Multimedia
Program Multimedia mencakup program-program yang memainkan musik atau lagu, memutar film atau video, untuk menangkap siaran radio atau televisi dan program lainnya.
contoh Program multimedia yaitu :

a. Winamp, umumnya digunakan untuk memainkan lagu mp3
b. JetAudio dapat memainkan berbagai format lagu serta video
c. RealPlayer, dapat menangkap siaran radio dan TV dari Internet

Memulai Pemrograman Python

Juni 01, 2018 0 Comments
Memulai Pemrograman Python

Python merupakan bahasa interpreter yang artinya kode python akan dieksekusi baris perbaris. Bila ada kesalahan program di tengah eksekusi, maka program akan berhenti — kecuali menggunakan penanganan eksepsi. Ada dua cara menjalankan interpreter python ini — untuk selanjutnya kita hanya akan menyebut python saja. Yang pertama adalah dengan menggunakan program command prompt (cmd) di windows. Yang kedua menggunakan program IDLE yang merupakan bawaan python sendiri. Di sini kita akan membahas keduanya.
Menjalankan Python Menggunakan Command Prompt
Langkah – langkah menjalankan python menggunakan cmd adalah sebagai berikut:
  • Klik start menu, pilih All Programs. Kemudian pilih folder Accessories, dan terakhir klik Command Prompt.
  • Selanjutnya akan tampil jendela command prompt. Ketikkan python pada jendela tersebut. Anda akan melihat munculnya tampilan berikut. Perhatikan ada tanda >>> atau disebut tanda prompt. Tanda tersebut menunjukkan bahwa Python sudah siap menerima perintah dalam bahasa Python.

Menjalankan Python Menggunakan IDLE
IDLE merupakan program editor bawaan Python. IDLE bisa digunakan dalam untuk menjalankan python dalam mode interaktif. Arti interaktif di sini adalah ketika Anda mengetikkan perintah, maka hasilnya akan langsung ditampilkan.
Untuk menjalankan IDLE, lakukan langkah – langkah berikut:
  • Klik start menu, pilih All Programs. Kemudian pilih Python34, dan selanjutnya klik IDLE (Python 3.4 GUI – 32 bit). Kalau Anda menggunakan versi 64 bit, maka klik IDLE (Python 3.4 GUI – 64 bit).

  • Selanjutnya akan muncul jendela IDLE yang mirip dengan tampilan python pada command prompt.

Pada jendela interaktif Anda tidak bisa mengetikkan program dengan jumlah baris yang banyak. Mode interaktif ini hanya cocok digunakan untuk melakukan uji coba perintah – perintah pendek dan melihat hasilnya.
Bila Anda akan menuliskan program dengan jumlah baris yang banyak, Anda sebaiknya menggunakan program editor teks. IDLE sendiri selain memiliki mode interaktif, juga memiliki jendela editor.
Adapun cara membuka editor IDLE adalah dari jendela IDLE di atas. Pada jendela IDLE interaktif, Anda melihat ada menu File di sebelah kiri atas. Klik File, dan pilih New File.

Selanjutnya Anda akan melihat tampilan editor yang masih kosong seperti di bawah ini. Di situlah Anda bisa mengetikkan baris – baris program.

Untuk menyimpan program yang Anda tulis, klik File, kemudian pilih Save. Beri nama program Anda dan klik tombol Save. Anda bisa menyimpan file program yang Anda buat di mana saja. Direktori penyimpanan defaultnya adalah di C:\Python34 seperti gambar berikut: